e-Question! [survey only]


Internet tidak hanya mampu mengubah cara hidup manusia, juga berpotensi mengubah cara kerja otak manusia. Ahli fungsi otak UCLA California, AS, Gary Small berpendapat, internet memicu perubahan evolusioner pada otak sehingga penguasa teknologi akan menempati posisi tertinggi dalam tatanan sosial baru.

Dalam sebuah penelitian, Small menemukan, orang yang banyak melakukan pencarian di internet dan banyak menggunakan SMS memiliki otak lebih tajam dalam menyaring informasi sehingga mampu membuat keputusan lebih tepat. Namun begitu, Small memperingatkan, pengguna internet terancam pula oleh kecanduan sehingga gagap ketika berinteraksi sosial offline. Small menemukan pula, jumlah penderita attention deficit disorder di dunia meningkat sejak kehadiran internet.

Karena itu, Small mengingatkan, orang yang fasih menggunakan internet harus mengimbangi kemampuannya itu dengan keterampilan sosial offline. Saat seseorang fasih menggunakan teknologi sekaligus berkomunikasi tatap muka, maka dia akan menjadi manusia unggul pada masa depan.

“Kami melihat perubahan evolusioner. Orang-orang generasi berikutnya akan lebih menghargai orang yang menguasai teknologi dan keterampilan komunikasi tatap muka,” ujar Small.

Small menegaskan, kehadiran media komunikasi digital seperti e-mail, IM (instant messaging), dan SMS tidak akan bisa menggantikan komunikasi tatap muka. Sebab, komunikasi-komunikasi digital yang mengandalkan teks tersebut tidak bisa mengungkap ekspresi pengguna. Small menuangkan temuan- temuan penelitiannya dalam buku “iBrain: Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind”. (sindo//srn)

Sumber :
Sindo, srn. Internet berpotensi ubah kinerja otak.

http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/07/55/180194/internet-berpotensi-ubah-kinerja-otak

Pertanyaan :

  1. Sebutkan 8 alasan kenapa kalian harus mengadopsi teknologi?
  2. Sepakatkah kalian dengan teori “the world is flat” yang dikembangkan oleh Thomas L. Friedman? Jelaskan alasannya!
  3. Setujukah kalian bahwa internet berpotensi ubah kinerja otak? Jelaskan alasannya!
  4. Menurut pendapat kalian, karakteristik pebelajar apakah yang cenderung mengalami fenomena seperti yang telah diilustrasikan dalam artikel diatas? Jelaskan alasannya!
  5. Dari pernyataan berikut mana yang kalian pilih dan berikan alasannya: “lebih baik loggards tetapi terbebas dari kecanduan teknologi” atau “lebih baik inovator tetapi jadi pengekor”

Demikianlah e-question ini dibuat, untuk selanjutnya dapat dinikmati dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Februari 19, 2010, in InfoTech, Pembelajaran and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: