-untitled-


Ini jiwa terlalu sempit merangkul pilu.

Semangat yang selalu kau tiupkan ditelinga.

Sebentuk bara pada hidupku yang akut.

—I—

Kalau saja bisikanku tak Kau dengar.

Biarlah aku menjelma angin.

yang mengoyak, menderu, merajuk.

Hingga Kau berpaling, dan menyaksikanku.

Terjebak dalam pusaran demi pusaran, kerinduanku padaMu.

Tuhan, izinkan aku menyudahi perbincangan ini.

Setelah semua misteri yang kau tebar untuk mengujiku.

Biarlah aku berdamai dengan jeda ini.

Sekedar untuk bisa meringkuk di sudut keleluasaanMu.

Berdiam diri dan mendengarMu.

Apa yang bisa aku lakukan?

Selain membenamkan rasa sakit ini, jauh di dasar hati.

—II—

Aku takut menghidupkan ini.
Mati rasa sudahi nurani.
Tiada cinta di hati.
Aku jera sekali!
Tak mau merasa lagi.
Cinta buatku lara sejati.
Aku ingin bunuh ini.
Kata paling ku benci.
Hancurkan aku kembali.

—III—-

Kau tak jua hadir.
Sudah kunanti sejak lama.
Tak mau hadir lagi kah?
Katakan dengan pasti.
Agar aku tak perlu menunggumu lagi.

—IV—

Jika hari ini, Kau beri hujan.

Ku mohon, segera ciptakan pelangi.

Agar hatiku tak sedih lagi.

Apabila sore ini, badai menerpa.

Tolong munculkan bintang.

Untuk temani malamku, yang semakin tak pasti.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Mei 26, 2010, in Puisi and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. puisi yang difragmentasi tapi tiap fragmennya kok mis ya…
    bagian yang sangat menarik :
    kumohon, segera ciptakan pelangi… hehe… sip… moga badai yang menghantap hatimu akan kalah dengan kekokohan imanmu sobat… salam hakim

    • Tirtayasa Hidayatullah

      hmm, iya bos.. maklum tengah malam ngelamun nulis asal-asalan aja.. thank’s atas kunjungannya.. salam hangat, Tirtayasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: