10 RITUAL CINTA


10 RITUAL CINTA ala Rasulullah SAW. (Kado Pernikahan untuk Seorang Sahabat)

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya.”(HR. Abu Sa’id)

Siapa (lelaki & perempuan) yang ingin hidup sendiri selamanya di dunia ini dan tak mau menikah? Semua manusia memiliki kecenderungan membutuhkan kehadiran oranglain dalam menjalani hidupnya. Nabi SAW. bersabda, “Nikah adalah sunah (tradisi agama)-ku. Maka, barangsiapa tidak mengamalkannya, niscaya ia tidak termasuk golonganku. Dan menikahlah, karena aku ingin memperbanyak umatku dengan (pernikahan) kalian.” (HR. Ibn Majah). Kecenderungan menikah bisa dibilang merupakan fitrah dan kebutuhan naluriah manusia. Oleh sebab itu, sebagai agama fitrah Islam juga memberikan perhatian serta motivasi yang cukup besar terhadap masalah pernikahan ini karena diatur tata cara pelaksanaannya.

Menikah ada baiknya satu kali saja seumur hidup, meski poligami diperbolehkan. Maka dari itu kita harus arif dalam memilih siapa yang layak menjadi suami/isteri kita yang akan menjalani bersama bahtera kehidupan ini sepanjang hayat. Rasulullah memberikan suatu resep yang sangat jitu bagi yang sedang bimbang dalam menentukan pilihan. Mintalah fatwa kepada hati nuranimu sendiri. Kebaikan adalah hal yang terasa tenang di jiwa dan hati nuranimu. Dan hal dosa itu senantiasa membuat gelisah hati nurani dan meninggalkan kebimbangan di batinmu. Maka dengarkanlah apa yang dibisikkan oleh hati nuranimu sendiri, meskipun mereka memfatwakan ini dan itu.” (HR. Imam Ahmad dari Sahabat Nabi, Wabishah Ibn Ma’bad). Jangan lupa pertimbangkan secara objektif berdasarkan realitas dan kemaslahatan jangka panjang bagi semua jangan sampai timbul penyesalan di kemudian hari. Tak perlu takut miskin untuk dan karena menikah, karena Allah telah menjamin segala sesuatunya sesuai dengan Firman Allah, SWT. “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha-Luas (pemberian-Nya) dan Maha-Mengetahui.” (QS. An-Nuur, 24 : 32)

Untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, serta meraih cinta sejati. Rasulullah memiliki “10 Ritual Cinta.” yang selalu ia lakukan kepada isteri-istrerinya. Ritual cinta tersebut antara lain:

  1. Suka tersenyum dan tertawa.
  2. Sering membelai.
  3. Memanggil dengan panggilan mesra.
  4. Minum di bekas bibir pasangan dan makan di bekas gigitan pasangan.
  5. Mandi bersama.
  6. Selalu memakai wewangian.
  7. Suami membersihkan darah haid isteri.
  8. Isteri membersihkan bekas mani suami.
  9. Isteri menyiapkan peralatan mandi.
  10. Tidak mencela dan menghina.

So, masih adakah yang berpikiran bahwa sendiri itu indah dan tak mau menikah? Padahal sudah diciptakan pasangan untuk kita, tinggal kita mencari dan menemukannya, karena tak mungkin pasangan kita akan datang mengetuk pintu rumah kita tanpa kita berusaha. Setidaknya pernah atau terjadi adanya ta’aruf (perkenalan) lama atau sebentar tahap itu yang penting ada kecocokan dan kenyamanan di antara kita, tinggal mau berkomitmen dalam satu ikatan suci bernama PERNIKAHAN

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang agar kamu termasuk orang-orang yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21)
“Seorang hamba yang menikah berarti separuh dari agamanya telah disempurnakan, maka hendaknya ia bertakwa kepada Allah dalam menjaga separuh yang tersisa.” (HR. al-Baihaqi)

Wallahu a’lamu bishawwab.

Selamat menempuh hidup baru, sahabat.. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, bahagia dunia & akhirat. amiin..

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Juni 17, 2010, in Goresan and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. salam kenal…blognya keren .. artikelnya jugga..

    di tunggu kunjungan baliknya…

    thanks…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: