Ingatlah Perkara ini…. (Informasi)


Jikalau anda secara badaniah dan rohaniah (ingin) tetap mendapatkan kesehatan dan keselamatan, selalu ingatlah dua perkara ini:
-1-
Selalu untuk menjaga/mencermati segala hal yang sifatnya informasi yang kita terima dari orang lain, dicermati dan ditimbang lebih dahulu kebenaran dari informasi tersebut, sehingga kita tidak salah dalam mempercayai sebuah informasi yang di berikan kepada kita, sebab kesalahan dalam mendapatkan informasi bisa menyebabkan kita menjadi (berbuat) salah dan menyimpang.
-2-
Biasakan untuk berpikir lebih dulu tentang segala hal yang akan anda ungkapkan. Inti pointnya adalah pikirkanlah lebih dahulu dengan sebaik-baiknya apa yang akan anda sampaikan, jangan sampai penyampaian anda membuat anda tidak disukai orang lain dikarenakan penyampaian anda membuat sakit hati orang lain, maka sebaiknya pertimbangkan lah dahulu segala sesuatunya. Jikalau tidak ada manfaat nya (bagi kita dan orang lain), lebih baik jangan (diteruskan) sebab bila diteruskan akan mendapatkan caci maki dari orang lain.

(Walau bagaimanapun) Cara bersembunyi nya, akan tetapi setiap orang itu kalau sudah di kodratkan dan sudah datang nya “waktu” dari kodrat tersebut (atau pun) ajal (waktu kematian), tidak akan dapat dihindari. (contoh seperti) hal ini memberikan sebuah peringatan kepada kita (semua), kalau manusia itu tidak mempunyai kuasa terhadap badan (pertumbuhan tubuh manusia) dan umur (nyawa manusia). Apalagi yang berbentuk barang (diluar tubuh manusia) yang hanya merupakan sebuah titipan contohnya seperti derajat, pangkat yang tinggi, (penilaian orang lain terhadap) keluhuran (perbuatan kita), kekayaan / harta benda, dan posisi penting (yang dia miliki). Oleh sebab itu janganlah takabur (berpikir semuanya mampu dilakukan sendiri), sombong terhadap kemampuan yang dimiliki dan memandang rendah orang lain yang tidak mengerti, Sebab masih ada penguasa segala hal (Sang Khaliq) yang lebih berkuasa terhadap hal apa pun.

Mempercayai sebuah informasi jikalau tidak ditimbang dan diteliti (terlebih dulu) pasti akan bisa menyebabkan bencana (diakibatkan kesalahan pemahaman kita). Oleh sebab itu menahan diri untuk tidak gampang terpikat pada sebuah informasi yang tidak jelas kebenarannya, sudah termasuk cara dalam mencegah kesalahan kita dalam berpikir dan bertindak. Oleh sebab itu gunakan lah cara yang baik untuk mendapatkan sebuah informasi (yang benar), (cara tersebut adalah) menahan diri untuk tidak gampang mempercayai sebuah informasi (ketika kita sendiri tidak bisa / mampu membuktikannya), memperbanyak informasi (wawasan yang lain) sebelum kita mempercayai informasi tersebut, (melakukan perbuatan untuk) tidak mempercayai sebuah informasi ketika kita mempertimbangkan dengan masak yang disertai alasan-alasan yang jelas bahwa informasi tersebut akan menjerumuskan kita kepada sebuah hal yang salah.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Desember 6, 2010, in Goresan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: