Kabut Tangkuban Parahu


Mukti-Mukti – Kabut Tangkuban Parahu

jarum tajam cemara menusuk telapak cinta
gemetar dan berapi-api, demam menggelepar
masih hangat janji disekap kabut,
ditidurkan rawa-rawa dibuaian batuk
tangkuban parahu

debu batu apung melesak
tenggorokan, mendidihkan asap
belerang goa-goa kebosananmu
aku menunggumu 182 ribu tahun,
disiram hujan kenangan
berselimut racun asap belerang
aku berbisik menyebut nama sirna
di kawah-kawah beracun,
tebing berasap tak menyahut
kudengar macan tutul meraung,
kijang menguik,
membisikkan kehilanganmu
beribu tahun bayang-bayang
gelap daun manarasa,
menyembunyikan rahasia
langit menista adam-hawa
aku tahu kegelisahan bersemayam
di kawah-kawah beracun,
berselimut jilatan api magma
racun asap kawah menyambar tawa
tergelak, sekeping tawa berlari
tersipu-sipu bunuh diri
“masihkah engkau mengenalku?”
sembur awan panas telanjang
menyirami tebing tandus
“aku tersesat?”
berjuta jalan bercabang disiram racun asam
tak lagi berujung ke afrika tua
aku menyeru, tapi engkau meronta
menyelusup cemas di ribuan
bangkai belalang & kupu
aku menunggumu setua gunung sunda purba,
menyimpan kerinduan pertama adam-hawa
kabut terpendam,
kudengar derai tawamu tersekap, berdesing
menyusupi pori-pori gunung
retakan aspal jalanan
merahasiakan telapak luka,
kembang bakung menyihir kesedihanmu
aku masih mengenali airmata gelisah
yang menari di kornea hitam,
seringan serpihan salju
aku menunggumu 182 ribu tahun
di tebing asap tangkuban parahu,
bertasbih ledakan lava cinta yang gemetar
merangkai ledakan suar api kehilangan
ke daun-daun luruh membusuk
kawah-kawah tak bernama
mengenal kesepianmu,
mendidihkan cerobong luka duka hitam
“bila engkau kembali, apakah merindu seperti ledakan magma melesak dari perut bumi?”

Kabut Tangkuban Parahu, 2007

Musik/Lagu : Mukti-Mukti
Syair: Fajrul Rahman

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Januari 25, 2011, in Gado-Gado and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Tirtayasa Hidayatullah

    yang mau download lagunya, search aja di google. ok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: