Dinner Sebuah Dinasti


Mereka duduk bersama saat makan malam keluarga di sebuah Dinasti. Percakapan dimulai oleh,
Sang sesepuh: “Makan apa kalian hari ini.”
Anak 1: “Saya makan atap baja bah.”
Anak 2: “Saya makan bangku sekolah aja.”
Anak 3: “Saya makan aspal.”
Anak 4: “Saya makan buku.”
Anak 5: “Saya makan fakir miskin.”

Bagus, hebat, salut dan membanggakan sekali, kalian anak2 Abah pada pintar nyari makan di wilayah kerajaan kita yang sudah 10 tahun merdeka dari Negara tetangga ini. Pastinya atuh bah, siapa dulu Abahnya. Sang Penerus Gubernur Jendral Daendels. @&%*#£$€¢¥¤

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Maret 23, 2011, in Gado-Gado and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: