Anakmu, bukan milikmu.


Anakmu bukanlah milikmu.
Mereka putra-putri kehidupan yang rindu pada dirinya.
Lewat kau mereka lahir, namun bukan dari engkau.
Meski mereka bersamamu, mereka bukan hakmu.

Berikan kasih sayangmu, namun jangan paksakan kehendakmu.
Sebab mereka punya alam pikiran sendiri.
Berikan tempat pada raganya, tetapi tidak untuk jiwanya.
Sebab jiwa mereka penghuni masa depan yang tiada dapat
kau kunjungi, juga tidak dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
namun tidak membuat mereka menyerupaimu.
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur.
Juga tidak tenggelam di masa silam.
Kaulah busur,
yang melepaskan
anak panah kehidupan.
Sang Pemanah membidik sasaran
dalam ketidakterbatasan.
Dia merentangmu dalam
keperkasaan-Nya agar panah
melesat cepat dan jauh.
Meliuklah dengan sukacita di tangan
Sang Pemanah,
sebab Ia mengasihi anak panah
yang melesat cepat,
sebagaimana Ia mencintai busur
yang kuat.

***
Demikian puisi karya Kahlil Gibran yang bisa membukakan cara pandang kita bahwa anak-anak kita adalah milik Tuhan. Kita sering merasa bahwa anak-anak kita adalah milik kita lalu kita memaksakan supaya mereka menjadi seperti kita atau seperti yang kita mau.
Kita lupa bahwa anak-anak adalah titipan dari Tuhan untuk kita kasihi dan didik agar mereka menjadi seperti yang Tuhan inginkan.

Semoga Freud tidak membaca puisi Gibran ini. Karena Freud berpendapat bahwa; “masa lalu juga menentukan perkembangan seseorang.”.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Juni 4, 2011, in Gado-Gado and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: