Karamah vs Istiqamah


“Keinginanmu agar orang-orang mengetahui keistimewaanmu adalah bukti dari ketidaktulusan dalam penghambaanmu.

Usahamu untuk mengetahui kekurangan dirimu yang tersembunyi dalam dirimu adalah jauh lebih baik ketimbang usahamu mengetahui hal-hal gaib.

Tidak semua orang yang tampak keistimewaannya (melakukan hal-hal ajaib, khawariq al-adah) berarti sempurna penyucian dirinya (dari hawa nafsu) atau penyaringannya (yakni dalam golongan orang-orang ‘arif).

Istiqamah lebih utama ketimbang 1000 karamah”.

Kitab Al-Hikam
Syeikh Ibnu ‘Atha‘illah al-Sakandary

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on November 14, 2011, in Oase and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: