Belajarlah..


Sahabatku, belajarlah bersabar dari sebuah kemarahan.
Sahabatku, belajarlah mengalah dari suatu keegoisan. Sahabatku, belajarlah untuk tetap tegar dari setiap kehilangan.
Sahabatku, belajarlah untuk selalu bersyukur dari setiap kebahagiaan. Sahabatku, manusia yang paling bahagia tidak selalu memiliki sesuatu yang terbaik dalam hidupnya. Maukah kau mengerti dan memahami itu semua?
Kebaikan bukan berasal dari diri sendiri. Tapi dariNya.
Berapa manusia bangga dengan kebaikan dirinya?
Seolah kebaikan berasal darinya.
Bila ia digerhanakan Tuhan.
Tinggallah ia dalam kegelapan.
Berdo’alah agar selalu diberi cahaya dari Sang Cahaya Maha Cahaya.
Nuurun ‘alaa Nuur.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Desember 10, 2011, in Puisi and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: