Siapa yang Mengenal


“Man arafa nafsahu, faqad arafa rabbahu. — Siapa yang kenal dirinya, kenal Tuhannya.” (al-Hadits)
Tafsir menurut Syeikh Abu Abbas al-Mursi:

  1. Siapa yang mengenal dirinya, lewat kehinaannya, ketidakberdayaannya, dan kepapa-annya, ia akan mengenal Allah lewat kemuliaan-Nya, kekuasaan-Nya, dan kekayaan-Nya. Jadi mengenal diri dulu, baru kemudian mengenal Allah.
  2. Siapa yang mengenal dirinya, mengenal Tuhannya. Artinya, orang yang mengenal dirinya berarti sebelumnya telah mengenal Tuhannya (atau orang-orang pilihan yang ditarik kepada-Nya.).

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Maret 4, 2012, in Oase and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: