The Art of Galau


Tak ada galau yang tak retak. Ya suatu saat galau bisa berakhir. Dan berita baiknya, saat itu kamu sendiri yang jadwalkan. Galau berakhir bila ada satu saja tindakan yang dilakukan dan selusin kalau yang dihentikan. Galau itu gabungan antara pikiran yang tak berhenti berputar, perasaan yang terus bergejolak dan tindakan yang tak kunjung bisa diambil. Badai yang datang meniup dahan yang tinggi. Galau tersimpan dalam ngalau, bersama kacau balau, melalau sayap-sayap laron yang berkilau digemerlap cahaya kilau.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Juli 8, 2012, in Gado-Gado. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: