B.e.r.l.a.r.i.


aku punya dua kaki / tak hanya melangkah tapi benarbenar untuk berlari / dari masa lalu dan kumpulan kenangan di hati / berharap menemukan apa yang kucari / setiap jalan kususuri / sembari diri pun ikut kurenungi / setiap yang kutemui, coba terus kuitari / mengharap telah dekat apa yang kucari / ternyata aku masih disini / di titik awal aku berdiri / belum juga menemukan apa yang kucari / bergelut melawan gejolak yang berumah di dalam hati / masih belum saatnya, aku akhiri.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Februari 27, 2013, in Puisi and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: