Menjaga dari merasa “Lebih”


Menjaga dari merasa “Lebih” itu tidak mudah, ternyata. Si Kaya pasti merasa lebih hartanya dari si Miskin, atasan merasa lebih kedudukannya dari bawahan, guru merasa lebih ilmunya dari murid, pembicara merasa lebih paham dari pendengar, penulis merasa lebih kreatif dari pembaca. Padahal merasa “Lebih” itu kadang menjadi penghalang (hijab) menuju tingkat yang lebih tinggi lagi. Seharusnya seseorang bisa menjaga amanah dan senantiasa bersyukur atas Rahmat dan Fadhilah-Nya (tidak sombong) atas kelebihannya.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Maret 25, 2013, in Oase and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: