Berbagi


“Akan ada kepuasan (kedamaian) batin ketika lidah berkata selaras dengan apa yang ada di dalam hati, akan tetapi ketika lidah itu berbagi dengan hati yang lain, maka secara tidak langsung rasa puas (damai) itu telah terbagi. Asal lidah tak menduakan hatinya, niscaya kepuasan (kedamaian) batin itu makin bertambah setelah berbagi.” — Sebaik-baik shahabat adalah yang mengetahui aib kita dan tak secara terang-terangan membeberkannya karena rasa Sayang-Nya adalah Allah Swt., tetapi kita tetap butuh shahabat Manusia.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on April 12, 2013, in Oase and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: