Dzikir


Orang yang istiqomah dzikir, lidah dan ucapannya dimuliakan Allah dan jadi berkah, hingga do’anya maqbul. Dalam setiap Asma yang
di-dzikir-kan, terkandung berkah. Karena Asma itu sendiri adalah Tajalli Tuhan yang diejawantahkan dalam huruf dan suara.
Mengulang-ulang Asma Allah dalam wirid adalah seperti mengetuk pintu “Kanz al-Makhfi” (Perbendaharaan Tersembunyi) sampai terbuka hingga seluruh berkah-Nya mengalir menenggelamkan Dzakir (orang yang dzikir).

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on April 27, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: