Menerima Kehilangan


“Tak ada yang abadi (selamanya) di dunia ini. Jika bukan kamu yang meninggalkannya, pasti kamu yang akan ditinggalkannya. Baik itu harta, tahta, keluarga, saudara, sahabat, dlsb. Mulai kapan, kamu akan belajar menerima setiap kehilangan? Menerima bahwa setiap kebersamaan dengan semua itu akan hilang. Jika tidak mau belajar menerima, kamu hanya akan menyalahkan dan kecewa pada setiap ketetapan (takdir).”

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Mei 11, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: