Cuaca Kultural


Mata dan hati tetap harus terus terjaga, mengamati dengan penuh keprihatinan kondisi cuaca kultural bangsa ini yang semakin dangkal. Contoh paling kini, terlihat dari budaya komentar di media elektronik maupun media sosial, yang serba pendek dan terbatas (karakter). Ini bisa jadi saling kait dan berkelindan dengan nuansa ritme kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan spiritual. Sehingga masyarakat bangsa ini, seolah terbaca mudah sekali terpesona atau bahkan tersihir oleh bisnis kata-kata yang dilempar di pasar, baik yang dikemas dalam bentuk motivasi, komedi sarkastik, maupun yang harusnya ditata secara serius; seperti ceramah agama. Jika kita tak cermat menangkap, menanggapi atau bahkan merespon gejala yang ada, kemungkinan besar yang mudah terjadi adalah kita salah memahami suatu masalah atau maksud yang disampaikan. Sekali lagi, mata dan hati tetap harus terus terjaga dan siap siaga.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Juli 27, 2013, in Oase. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: