Jalan Penuh Duri


Aku berjalan di jalan yang penuh duri. Di satu titik aku selamat di titik lain aku terluka. Selangkah aku berhasil, dua langkah aku tertusuk duri. Bagaimana aku bisa selamat hingga ke ujung jika bukan karena petunjuk dan rahmat-Mu, Tuhanku? Sedang aku tak tahu dimana ujung perjalanan ini.

About Tirtayasa

The short command save my keystrokes but don't my brain.

Posted on Juli 13, 2014, in Goresan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

rommypujianto

photographs of thousand words

wulanpurnamawita26

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Catatan Tirtayasa

the short command save my keystrokes but don't save my brain

%d blogger menyukai ini: